Groupset 13 speed Rotor untuk sepeda balap
Groupset 13 speed Rotor untuk sepeda balap

Groupset sepeda 13 speed – terlalu cepat?

Bagi yang masih merasa kurang dengan sepeda 12 speed, selalu ada pilihan untuk beralih ke groupset sepeda 13 speed. Kenapa tidak memakai sepeda 22, 24, atau 27 speed? Sepeda double atau triple chainring memang bisa memberikan speed yang lebih banyak, tetapi jika diperhatikan lebih seksama terhadap gear ratio yang ada di sepeda tersebut, banyak pengulangan atau gear ratio yang hampir sama. Contohnya pada sepeda double chainring 2×11 ada 22 speed (gear ratio) yang bisa kita pilih. Jika gear ratio disusun dari yang terkecil sampai yang terbesar, ada beberapa gear ratio yang nilainya hampir sama, sehingga mengakibatkan hanya ada 14 step gear ratio yang efektif. Yang artinya ada kombinasi cahainring kecil atau chainring besar dengan sprocket yang menghasilkan kekuatan kayuhan yang sama.

Disisi lain, sepeda single chainring yang hanya memiliki satu chainring, menghilangkan peluang terjadinya gear ratio yang sama atau overlap. Tetapi sepeda single chainring harus dipasangkan dengan cassette sengan sprocket yang banyak agar mempunyai gear ratio yang mampu mengimbangi sepeda double atau triple chainring. Kelebihan sepeda single chainring tidak hanya ringan karena bisa menghilangkan shifter FD, tetapi juga gearing yang lebih sederhana. Kekurangan single chainring juga ada, yang sudah dibahas pada artikel: single vs double vs triple chainring.

Kenapa sepeda 13 speed

Groupset 12 speed telah memasuki era baru, yang mulai hadir pada groupset-groupset 12 speed murah, sehingga ke depannya akan semakin banyak kita temui sepeda yang memakai 12 speed. Inovasi teknologi sepeda tidak pernah berhenti, sehingga kita pesepeda bisa mendapatkan pilihan dan alternative yang lebih menarik, walaupun kadang membingungkan dan menyesatkan.

Cassette dan groupset 13 speed sudah mulai diperkenalkan sejak 2005, walaupun mungkin konsep, desain dan prototypenya sudah banyak beredar sebelumnya. Sebelum kita lihat produk groupset, cassette, dan sepeda 13 speed, kita sebaiknya mengeti dulu alasan kenapa memakai 13 speed.

Mungkin pertanyaannya mirip dengan kenapa memakai casette dengan sproket yang lebih banyak, upgrade 10 ke 11 speed, 11 ke 12 speed, 12 ke 13 speed cassette, semuanya memiliki alasan yang hampir mirip, yaitu range gear ratio yang lebih lebar atau distribusi gear ratio (jump) yang lebih baik.

Contohnya cassette sepeda balap 10 speed 12-25T, bagi orang yang merasa berat di tanjakan, menambah sprocket 30T atau 32T akan membuat menanjak semakin ringan, sehingga melakukan upgrade ke 12-32T. Begitu juga yang ingin lebih cepat, bisa mengganti atau menambah sprocket 11T atau 10T yang lebih kecil. Sprocket berukuran besar (mega) pada MTB seperti 50T, 51T, dan 52T sudah banyak dipakai. Walaupun tidak sesuai dengan kapasitas derailleur, bisa diakali dengan dengan pengaturan derailleur atau goatlink.

Tahukah kamu kalau Shimano sudah mempunyai rencana dan mempatentkan (US 5954604 A) desain untuk groupset 14 speed sejak 1999. Desain dan sketsa groupset 14 speed Shimano ini bisa dilihat di patents.google.com/patent/US5954604

Memakai sprocket berukuran ekstrem kecil 10T atau ekstrem besar 52T memerlukan pengaturan ukuran dan urutan sprocket agar nyaman dan efektif ketika bersepeda.

Memasang cassette 52T disebelah sprocket 40T mungkin bukan merupakan ide yang baik, karena perbedaan berat kayuhan yang cukup besar diantara keduanya, yang ketika shifting akan terasa jauh lebih ringan, yang bisa membuat sepeda pelan tiba-tiba (kehilangan momentum) atau perbahan cadence yang mendadak. Sehingga pengaturan ukuran cassette tidak bisa terlalu timpang antara sprocket yang bersebelahan. Contohnya seperti Deore 12 speed (M6100) yang mendistribusikan sprocket dengan pengaturan 10-12-14-16-18-21-24-28-33-39-45-51T yang tidak terlalu jauh ukurannya antar sprocket, sehingga lebih mulus untuk pesepeda pada umumnya.

Cassette 13 speed untuk sepeda balap dan sepeda gunung
Cassette 13 speed untuk sepeda balap dan sepeda gunung

Sehingga dengan memakai cassette dengan sprcoket yang lebih banyak (tidak hanya untuk 13 speed), kita bisa memakai sprocket ukuran yang lebih besar atau lebih kecil sekaligus menjaga distribusi atau step/tahapan kekuatan yang lebih mulus.

Jadi, dengan sebelum memakai cassette/gear lebih banyak (seperti 13 speed), lihat dulu ukuran gearnya. Apakah ukuran gearnya tidak bisa dipasang pada sepeda 11 atau 12 speed? Atau apakah distribusi gearnya lebih baik daripada sepeda 11-12 speed? Walaupun jawabannya iya, sebaiknya pertimbangkan juga kekurangan groupset 13 speed.

Groupset 13 speed

Rotor 13 speed

Untuk saat ini, pilihan komponen dan groupset 13 speed terbaik adalah Rotor. Perusahaan asal Spanyol ini memperkenalkan prototype sejak 2015, dan mulai produksi sejak 2018. Groupset yang sudah ada yaitu Rotor 1×13 Groupset Road untuk sepeda balap dan Rotor 1×13 Mountain untuk sepeda gunung. Produk komponen sepeda Rotor tidak sama dengan komponen pada umumnya, mereka anti mainstream dan sangat inovatif, produk lainnya yang terkenal adalah chainring oval (lonjong).

Groupset 13 speed Rotor terdiri dari cassette, derailleur, shifter hidrolik, dan rem, rantai,dan chainring oval. Groupset 13 speednya sendiri terbilang unik sekaligus canggih, selain menggunakan cassette 13 sprocket, kabel shifter juga menggunakan sistem hydrolik seperti yang dipakai pada rem hidrolik, tidak memakai kabel (Bowden) biasa. Indexing drivetrain dipasang di derailleur, tidak seperti kebanyakan drivetrain yang indexingnya ada di shifter.

Rear Derailleur dan shifter hidrolik Rotor
Rear Derailleur dan shifter hidrolik Rotor

Hub roda dan cassette 13 speed Rotor mempuinyai bentuk ulir atau spline yang sama dengan Shimano HG (hyperglide) yang umum kita pakai sekarang ini. ROTOR R-volver hub adalah hub khusus dengan slot cassette yang lebih panjang agar bisa menampung 13 speed. Karena memiliki bentuk slot yang sama dengan Shimano HG, casette ini bisa dipasang pada freehub biasa (HG) tetapi dengan melepas sprocket terkecilnya (10T), dan menjadi cassette 12 speed.

Pilihan ukuran cassette 13 speed untuk sepeda balap/gravel/MTB:

  • 10-36 (10-11-12-13-14-15-17-19-21-24-27-31-36), 360%, 243 gram
  • 10-39 (10-11-12-13-14-15-17-19-21-24-28-33-39), 390%, 247 gram
  • 10-46 (10-11-12-13-15-17-19-22-25-29-34-39-46), 460%, 304 gram
  • 10-52 (10-11-12-13-15-17-19-22-26-31-37-44-52), 520%, 231 gram

Dengan gear range seperti ini, sepeda bisa menembus tanjakan lebih ringan sekaligus kecepatan yang lebih maksimal. Casette SRAM dan Shimano, untuk ukuran sprocket terbesar masih sampai 51T (510%).

Harga groupset Rotor 13 speed terbilang cukup mahal, kelas termurah untuk sepeda gunung (1×13 Mountain Groupset Ready Kit) sekitar US$1500 atau sekitar 13 juta, dan untuk sepeda balap USD$2200 atau 32 juta.

S-Ride 13 speed

Produk groupset 13 speed lainnya dihadirkan oleh S-Ride, perusahaan Cina yang produknya juga ada di Indonesia, dengan produknya S-Ride S-Ride M700 1×13.

Groupsite S-Ride ini terdiri cari cassette, Rear derailleur, dan shifter. Menggunakan cassette 11-52T dengan urutan: 11-13-15-17-19-21-24-28-32-36-40-46-52, yang juga bisa dipasang pada hub roda Shimano HG. Berat cassette sekitar 408 gram, dengan gear range 473%. Range yang masih bisa didapat pada cassette 11 atau 12 speed, tetapi pada 13 speed, distribusi (jump) yang lebih merata.

S-Ride mini groupset 13 speed
S-Ride mini groupset 13 speed

Tidak banyak info tambahan untuk produk ini (termasuk di websitenya http://www.s-ride.net/en/, karena sepertinya masih belum dipasarkan, tetapi informasinya haganya sekitar 780$ untuk mini groupset: cassette, derailleur dan shifter.

Sensah 13 speed

Produk 13 speed lainnya adalah Sensah ARX 13 speed, yang sudah ada dijual disini. Tidak dijual dalam bentuk groupset, tetapi sudah terpasang pada sepeda jadi, yaitu sepeda gunung MTB Shadow Terradura 13 Speed 29 inch, yang bisa dibeli dengan harga 7 juta. Sepeda Shadow Terradura ini memakai cassette 11-50T, dengan RD dan shifter Sensah ARX 13 speed.

Sepeda gunung 13 speed Shadow Terraduro
Sepeda gunung 13 speed Shadow Terraduro

Sensah, S-Ride, Ltwoo termasuk groupset murah meriah Cina yang harganya jauh di bawah merk yang terkemuka. Untuk mini groupset sensah terdiri dari shifter, derailleur, dan cassette. Cassette Sensah ARX sendiri mempunyai pilihan 11-50T atau 11-52T. Tidak begitu jelas kelebihan cassette 13 speed 11-50T kalau masih bisa didapat di 11/12 speed tanpa jump yang sulit. Tetapi, seperti produk murah China lainnya, tidak banyak informasi tentang fitur dan penjelasan untuk groupset 13 speed ini.

Campagnolo Ekar 13 speed

Campagnolo, sebagai pembuat komponen sepeda premium dan pelopor groupset 12 speed, akhirnya pada Sepetember 2020 mengeluarkan groupset 13 speed untuk sepeda gravel,  yaitu Campagnolo Ekar 1×13 speed. Kenapa sepeda gravel, karena seped gravel adalah sepeda amphibi yang bermain di jalan onroad dan offroad, sehingga memerlukan gear ratio lebar untuk kecepatan dan kemudahan kayuhan pada medan berat dan menanjak. Dan sepeda gravel juga sedang naik daun, jadi pilihan yang logis dan tepat untuk masuk ke gravel 13 speed.

Dikombinasikan dengan single chainring dan komponen-komponen modern, Campagnolo Ekar juga merupakan groupset gravel paling ringan yang pernah ada. Baca selengkapnya di: Preview komponen campagnolo Ekar 13 speed.

 

Kelebihan Kekurangan groupset 13 speed

Selain kelebihan akibat rentang dan distribusi gear ratio, groupset 13 speed juga memerlukan setup komponen yang berbeda pada sepeda. Apalagi sekarang ini, produsen besar seperti Shimano, SRAM, Campagnolo belum masuk dan support komponen 13 speed, sehingga pilihan masih sangat terbatas dan mahal. Sementara groupset dan sepeda 13 speed masih diproduksi oleh pabrikan kecil bahkan merk yang tidak ternama, sehingga masih perlu dipertanyakan kefektifan dan kualitasnya.

Tidak lama lagi, kita pasti akan melihat groupset 13 speed dari SRAM dan Shimano untuk sepeda gunung dna sepeda balap, setelah Campagnolo masuk dengan Ekar 1×13 speed.

Groupset 13 speed masih di awal perjalanannya, teknologi ini perlu berkembang lebih jauh sebelum bisa menjadi standard baru, seperti yang sudah dicapai oleh 12 speed. Teknologi dan research itu mahal, makanya bianya fitur dan teknologi baru pada sepeda biasanya mahal dan makin lama semakin murah. Dan belum banyak pembalap sepeda pro yang memakai groupset 13 speed bisa juga dijadikan pertimbangan tentang performa dan efektivitasnya.

Tentu aja ada banyak sekali kombinasi ukuran dan susunan sprocket, tetapi kita lihat perbandingan beberapa ukuran sprocket cassette untuk 11/12/13 speed:

11 speed (11-36) 11 12 13 15 17 19 22 25 28 32 36
12 speed (10-50) 10 12 14 16 18 21 24 28 32 36 42 50
13 speed (10-39) 10 11 12 13 14 15 17 19 21 24 28 33 39
13 speed (11-52) 11 13 15 17 19 21 24 28 32 36 40 46 52
13 speed (10-52) 10 11 12 13 15 17 19 22 26 31 37 44 52

Setiap sepeda memiliki keterbatasan ukuran terkecil/terbesar sprocket yang bisa dipasang, pengaruh dari komponen drivetrain dan ukuran ban jenis framenya. Sehingga ukuran sprocket min/max bisa memberikan efek yang signifikan terhadap performa sepeda. Tetapi untuk susunan, urutan sprocket (jump) dari groupset 10/11/12 dari pabrikan tidak akan membuat banyak masalah. Jadi rasanya kurang efektif jika menambah speed hanya untuk mendapatkan distribusi gear yang lebih baik, jika groupset yang dipakai sekarang sudah cukup baik.

Begitu juga dengan komponen pendukungnya, groupset 13 speed tidak hanya menambah satu atau dua keping sprocket ke hub roda. Seperti cassette 12 speed single chainring yang memerlukan wide-narrow chainring, pengaturan chainline yang bagus, rantai sepeda khusus, hub roda khusus yang dibuat untuk mengoptimalkan sistem drivetrain karena memiliki karakter yang berbeda dengan speed lainnya. Mungkin hub roda boost atau superboost bisa membantu kestabilan roda untuk cassette yang lebar, dan lainnya.

Memaksakan 13 speed pada hub roda lama memang akan menghemat biaya, tetapi bukan pilihan yang terbaik untuk performa sepeda. Hub roda 8-9-10-11 speed sudah lama ada, dan sebenarnya tidak dirancang untuk 12/13 speed, baik untuk ukuran sprocket yang besar/kecil, posisi jari-jari, rantai dsb. Sehingga muncullah hub roda khusus untuk 12 speed dan untuk 13 speed.

Dan kembali lagi ke pertanyaan awalnya, apakah dengan memakai groupset 13 speed akan membuat sepeda lebih performa sepeda yanglebih baik?